Kamis, 03 Maret 2016

Tulasi, Selasih ; Pohon-Pohon Suci Menurut Beberapa Tradisi Spiritual (1)




Pohon suci atau yang disucikan adalah pohon yang menurut sebuah paham atau tradisi spiritual dianggap memiliki vibrasi positif yang bisa membantu mereka yang menginginkan karunia spiritual dengan menjalankan prinsip-prinsip moralitas. Tentunya hal ini bisa jadi bahan perargumentasian yang panjang, tetapi hal ini dapat kita bandingkan dengan misalnya ada pohon atau kayu yang dianggap terbaik untuk mebel seperti jati dan mahoni, kemudian terbaik untuk hak kaki tinggi (high heels) seperti albesia. Berdasarkan pengalaman orang meyakini kualitas dari sesuatu. Tulisan ini adalah sebuah seri tentang pohon suci.

Selasih (Tulasi, Occinum Sanctum)




“Every home with a Tulasi plant is a place of pilgrimage, and no diseases, messengers of Yama, the God of Death, can enter it.”
Skandapurana 2, 4, 8, 13 Padmapurana Uttarakhanda

Dikenal dengan nama selasih di Indonesia. Pohon ini  bernama latin Occinum Sanctum (basil suci, kemangi suci), dalam bahasa Inggris disebut holly basil. Sebutan "holly" atau suci merujuk kepada kitab Ayur Veda dan tradisi di India khususnya Vaishnava, yang memuliakan pohon ini sebagai pohon yang memberi vibrasi spiritual yang baik bagi rumah, tempat suci, dan orang yang memakainya sebagai kalung dan biji tasbih jika ia menjalankan prinsip-prinsip yang luhur.

Zaman dahulu, pohon ini di Bali selalu dapat ditemukan di merajan (tempat suci) seorang pedanda atau pendeta tertinggi Hindu di Bali, tapi karena seorang pedanda tidak boleh pelit, sekarang agak sulit ditemui, karena ia selalu diminta orang baik untuk obat atau keperluan lain, sedangkan pohon ini tidak selalu mudah tumbuh. Bagi yang percaya, perlu sebuah karunia agar pohon ini bisa hidup di sebuah pekarangan atau pot.

George Harrison, bassist the Beatles, seorang vaishnava dengan kalung tulasi

Dalam  Al Qurr’an, selasih atau dalam bahasa Arab; Rahyan (55:12)  disebut sebagai tanaman surga, dan Nabi Muhammad merekomendasikan kepada para sahabatnya untuk aromaterapi yang menyegarkan.

Di barat obat herbal dari daun selasih lazim disebut bouddha tea yang mampu menghilangkan depresi, stress. Sebuah anti depresant yang lembut dan tidak dikategorikan sebagai obat yang membuat ketagihan atau psikotropika.  Ayur Veda  menyatakan bahwa Selasih adalah tanaman yang bersifat satvika,  yang membantu kesimbangan chakra-chakra dalam tubuh, yang membuka pikiran dan hati, dan menyalurkan enerji cinta kasih dan bhakti (devosi).


Menurut Ayurveda, selasih juga memiliki kualitas pengobatan yang luar biasa untuk  problem fisiologis. Untuk problem pernafasan ia adalah obat untuk mengatasi bronchitis, TBC, dan  batuk. Ia juga bisa dipakai obat demam, sakit kepala, gangguan perut, sakit jantung, keracunan dan malaria. Daun dan bunganya berbau harum dan mampu menghilangkan bau badan. Khasiat anti alergi dan anti infeksi   berasal dari kandungan anti oksidan dan eugenolnya yang tinggi.

Walaupun seluruh bagian dari pohon ini berkhasiat, cara termudah untuk membuat obat dari Tulasi adalah dengan membuat teh dari biji atau daunnya.

Bagi yang suka lebah, pohon ini memiliki nektar yang "memabukkan" . Penulis melihat sendiri, jika para lebah tidak mau hinggap di pohon bunga lain jika nektar bunga-bunga kecil tulasi masih tersedia.

===